NEWSTICKER

Bedah Editorial MI: Membangkitkan Muruah MA

30 November 2022 08:47

Mahkamah Agung yang sejatinya ialah benteng terakhir pencari keadilan kini sedang limbung. Benteng itu nyatanya tak sekukuh yang diasumsikan, tidak setangguh yang diidamkan. Bangunannya rapuh, terlalu mudah ditembus bahkan dirobohkan karena para punggawa utamanya ternyata tak memiliki integritas yang cukup kuat untuk menyangga bangunan tersebut. 

Sebuah ironi yang teramat menyakitkan, MA yang semestinya menjadi lembaga yang 'kejam' terhadap koruptor, kini malah banyak dihuni para tersangka kasus korupsi. 

Kita sesungguhnya sudah cukup terpukul ketika pada September 2022 lalu KPK menetapkan hakim agung Sudrajad Dimyati sebagai tersangka kasus dugaan suap penanganan perkara di MA. 

Senin (28/11) lalu, KPK kembali menersangkakan hakim agung, yakni Gazalba Saleh, juga pada kasus dugaan suap penanganan perkara. Maka, semakin terkonfirmasilah bahwa bangunan benteng itu memang tak lagi steril. 

Kelambanan sikap MA tersebut, di satu sisi boleh jadi dipahami sebagai sikap kehati-hatian lembaga itu sebelum mengambil tindakan krusial. Namun, tidak salah juga bila ada yang menilai kelambanan itu memperlihatkan sikap MA selama ini yang permisif, bahkan melindungi hakim-hakim berwatak nakal dan berperilaku buruk.