NEWSTICKER

Bedah Editorial MI: Memuliakan Kaum Difabel

3 December 2022 08:25

Penghormatan sekaligus pengakuan terhadap para penyandang disabilitas di negeri ini terus menunjukkan peningkatan. Difabel butuh kehadiran negara, juga kita semua, dan negara kian memperlihatkan kehadirannya di sisi mereka.

Penyandang disabilitas memang tidak seberuntung kita yang normal. Mereka memiliki keterbatasan akibat berbagai sebab. Akan tetapi, bukan berarti boleh diperlakukan berbeda. Mereka sama dengan kita, tidak berbeda dan pantang dibeda-bedakan. Mereka ada bukan untuk dikasihani, tetapi mesti dihormati sebagai manusia yang juga punya hak asasi. 

Bisa jadi penyandang disabilitas perlu perhatian lebih karena mereka punya kekurangan. Namun, atensi dengan porsi lebih tinggi bukan berarti mereka punya derajat rendah. 

Mewujudkan hak dan keadilan bagi penyandang disabilitas adalah kemestian sejak dulu, sekarang dan di masa yang akan datang. Itulah yang harus terus disuarakan, termasuk lewat peringatan Hari Disabilitas Internasional 2022, hari ini. 

Harus kita katakan, di negeri ini penyandang disabilitas pernah dianggap seperti anak tiri. Perhatian kurang, kehadiran negara jarang, perlakuan kepada mereka pun tak berimbang. Namun, kini, hal-hal yang buruk itu semakin ternegasikan. 

Kita menyambut positif bahwa negara terus berupaya mengintensifkan kehadirannya di sisi mereka. Undang-Undang No 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas adalah salah satu bentuk keseriusan negara memperhatikan kaum difabel. UU itu mengatur pelaksanaan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas yang berasaskan antara lain penghormatan terhadap martabat, kesetaraan, aksesibilitas, inklusif, tanpa diskriminasi, serta perlakuan khusus dan perlindungan lebih. 

Terkait dengan penyandang disabilitas psikososial (ODGJ), ada program berupa pembebasan korban pasung di 31 titik di seluruh Tanah Air. Bantuan tunai untuk yatim, piatu, dan yatim piatu pun dilaksanakan. Belum cukup, Kemensos menggelar pameran berbagai produk hasil karya para penyandang disabilitas.