NEWSTICKER

Menkeu Prediksi Defisit APBN 2023 Susut 2,84%

2 December 2022 16:46

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan defisit APBN 2023 akan menurun seiring perekonomian yang mulai membaik pasca-pandemi Covid-19. Defisit APBN 2023 ini diperkirakan ada di kisaran Rp598,2 triliun atau 2,84%.

Sri Mulyani dalam laporannya penyerahan daftar isian pelaksanaan anggaran, DIPA 2023 di Istana Negara mengatakan APBN 2023 dirancang sebagai instrument untuk menjaga optimisme dan meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan risiko global, Kamis (1/12/2022).

Besaran belanja anggaran dalam APBN 2023 sebesar Rp3.061,2 triliun dengan defisit APBN 2023 sebesar Rp598,2 triliun. Angka defisit Rp598,2 triliun ini berasal dari selisih antara pendapatan dan belanja negara tahun depan.

Kondisi ini menurut Sri Mulyani menunjukkan dalam tiga tahun terakhir, Indonesia berhasil mengendalikan pandemi covid-19 dan secara bertahap APBN mulai disehatkan kembali. Sebelumnya pada 2020, belanja negara mencapai Rp2.595,5 triliun dengan defisit akibat pandemi mencapai Rp947,4 triliun.

Secara total, pendapatan negara tahun depan diproyeksikan sebesar Rp2.463 triliun yang berasal dari pajak, penerimaan negara bukan pajak, dan hibah. Sementara belanja negara 2023 ditetapkan Rp3.061,2 triliun yang terdiri atas belanja pemerintah pusat dan transfer ke daerah.