NEWSTICKER

Tag Result: penipuan uang

Puluhan Orang Tertipu Loker Bodong Bandung Zoo

Puluhan Orang Tertipu Loker Bodong Bandung Zoo

Nasional • 7 days ago

Sebanyak 40 orang di Bandung, Jawa Barat, menjadi korban penipuan lowongan kerja yang mengatasnamakan Kebun Binatang Bandung, Jumat (26/5/2023). Akibatnya, para korban mengalami kerugian total puluhan juta rupiah.

Pelaku berinisial FM berhasil menipu puluhan orang dengan mengaku sebagai Kepala Edukator Kebun Binatang Bandung. FM pun mengiming-imingi korban mendapat pekerjaan setelah mentransfer uang Rp500 ribu hingga Rp1 juta.

Naas, setelah memberikan sejumlah uang, korban tak kunjung mendapat panggilan pekerjaan yang dijanjikan. Mendapati hal itu, korban pun berbondong-bondong mendatangi Kebun Binatang Bandung untuk meminta klarifikasi.

Pihak pengelola pun terkejut kedatangan puluhan orang yang mengaku telah melamar pekerjaan di Kebun Binatang Bandung. Pihak pengelola pun menegaskan tidak sedang melakukan rekrutmen pekerja. 

Saat berita ini dibuat, korban dan pengelola bersama-sama melaporkan tindakan kriminal itu ke Polrestabes Bandung. Hal itu dilakukan pengelola lantaran pihaknya merasa dirugikan.

Puluhan Korban Arisan & Investasi Cuan di Bekasi 'Serbu' Rumah Pelaku

Puluhan Korban Arisan & Investasi Cuan di Bekasi 'Serbu' Rumah Pelaku

Nasional • 20 days ago

Para korban penipuan bermodus arisan dan investasi kembali mendatangi rumah pelaku. Mereka menempelkan poster dan stiker di seluruh tiang listrik maupun tembok di Perumahan Wisma Jaya, Bekasi Timur, Bekasi, Minggu (14/5/2023). 

Poster dan stiker ini berisikan informasi tentang pelaku dan meminta masyarakat mengingatkan pelaku untuk bertanggung jawab. Para korban melakukan berbagai cara untuk bisa mendapatkan kembali dana yang diduga telah diselewengkan oleh pelaku. 

Sebelumnya, puluhan korban melaporkan admin arisan dan investasi cuan ke Mapolres Metro Bekasi. Namun, hingga kini kasus tersebut belum menemukan titik terang. 

Korban masih berharap ada itikad baik dari para pelaku untuk segera bertanggung jawab dan juga mendesak kepolisian segera mengusut kasus ini. 

Ibu Muda Pelaku Arisan Bodong di Cianjur Ditangkap

Ibu Muda Pelaku Arisan Bodong di Cianjur Ditangkap

Nasional • 23 days ago

Satreskrim Polres Cianjur menangkap seorang perempuan yang menjadi dalang penipuan modus arisan bodong di Cibeber, Cianjur, Jawa Barat. Sebanyak 50 orang telah menjadi korban dengan total kerugian mencapai Rp2 miliar.

Seorang ibu muda berinisial LH (35) warga Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, yang ditangkap atas kasus penipuan dengan modus arisan bodong. LH diketahui sempat menjadi buronan selama beberapa pekan sebelum akhirnya berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian.

Kapolres Cianjur, AKBP Aszhari menjelaskan kasus penipuan tersebut terjadi sejak Februari 2023. Kasus tersebut terungkap setelah sejumlah korban melapor kepada pihak Kepolisian.

Modus pelaku disebut menawarkan lelangan arisan kepada para korban dengan keuntungan yang melebihi nilai arisan yang pada akhirnya tersangka tidak bisa membayar arisan tersebut.

LH mengaku kepada polisi uang hasil penipuannya sebagian besar digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan biaya perawatan wajah. Uang sisanya digunakan untuk menutupi pembayaran uang korban agar korbannya tetap percaya dengan arisan bodong tersebut.

Pelaku dijerat dengan Pasal 378 atau 372 KUHP dengan ancaman minimal 4 tahun penjara.

Ibu & Anak asal Magelang Diduga Jadi Korban Mbah Slamet

Ibu & Anak asal Magelang Diduga Jadi Korban Mbah Slamet

Nasional • 2 months ago

Ibu dan anak asal Magelang, Jawa Tengah diduga menjadi korban dukun Mbah Slamet di Banjarnegara, setelah diketahui tidak kembali ke rumah sejak 2021.

Keluarga korban pun sudah melapor dan saat ini telah diambil tes DNA oleh tim DVI Polda Jateng. 

Yusuf Edi Gunawan warga Kecamatan Mertoyudan, Magelang, Jawa Tengah, hanya bisa pasrah setelah mengetahui informasi bahwa adik bungsunya Theresia Dewi beserta keponakannya diduga menjadi korban dukun pengganda uang di Banjarnegara.

Saat ini Yusuf masih menunggu hasil dari tes DNA tim DVI Polda Jateng setelah diambil sampel pada Jumat (7/4/2023).

Dari ciri-ciri lainnya Yusuf sangat yakin dengan jaket sebuah organisasi masyarakat (Ormas) yang digunakan oleh keponakannya. Terlebih di jaket tersebut terdapat nama keponakannya.

Sebelumnya, kedua korban berpamitan ada urusan pekerjaan dan mengambil uang. 

Meski demikian mereka tidak mengetahui secara pasti kemana perginya kedua korban. Bahkan warga juga sempat melapor kehilangan ke kepolisian hingga kasus dukun Banjarnegara terbongkar.

Terungkap! Mbah Slamet Ternyata Residivis Pengedar Uang Palsu

Terungkap! Mbah Slamet Ternyata Residivis Pengedar Uang Palsu

Nasional • 2 months ago

Slamet Tohari atau Mbah Slamet dukun pengganda uang di Banjarnegara, Jawa Tengah ternyata merupakan residivis dalam kasus pengedar uang palsu pada 2019 di Pekalongan dan Banjarnegara. Saat ini dari 12 korban Mbah Slamet, 3 di antaranya telah teridentifikasi. 

Tak sendirian, ia menjalankan aksi mengedarkan uang palsu bersama dua pelaku lain yakni A dan AM. Polres Banjarnegara mengamankan barang bukti berupa uang palsu pecahan Rp100 ribu sebanyak lebih dari seribu lembar.

Kini terungkap Mbah Slamet kembali melakukan tindak pidana kasus pembunuhan berantai dengan modus penggandaan uang. Total korban yang meninggal akibat praktik peggandaan uang ini sebanyak 12 orang. 

Sementara itu, dua korban Mbah Slamet yang ditemukan pada Selasa 4 April 2023 sudah berhasil diidentifikasi. Keduanya merupakan suami istri atas nama Irsyad dan Wahyu Triningsih warga Lampung.

Pihak keluarga korban sudah mengonfirmasi namun masih akan dilakukan identifikasi untuk memastikan kedua korban dikembalikan ke keluarga yang benar. Saat ini sudah 3 korban dari total 12 korban mbah slamet yang berhasil diidentifikasi.

Menurut pengakuan Mbah Slamet, korban-korbannya berasal dari Tasikmalaya, Palembang, Cirebon, Jakarta dan Lampung. Polres Banjarnegara membuka posko pengaduan orang hilang di Bidokkes Polres Banjarnegara.

Waspada Fenomena Penipuan Bermodus Dukun Pengganda Uang

Waspada Fenomena Penipuan Bermodus Dukun Pengganda Uang

Nasional • 2 months ago

Kasus penipuan dengan modus kesaktian menggandakan uang oleh orang yang dianggap sakti kembali terulang di Banjarnegara, Jawa Tengah. Fenomena tergiur penggandaan uang masih saja ditemui di masyarakat. Bahkan di era digital seperti saat ini, metode penggandaan uang melalui dukun bahkan merambah ke media sosial.

Sosiolog Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Tri Wuryaningsih menilai bahwa masih maraknya praktik penipuan berkedok dukun pengganda uang ini karena masih banyak masyarakat beranggapan bahwa dukun sebagai orang yang memiliki kemampuan khusus yang bisa menyelesaikan masalah.

"Baik yang itu irasional maupun yang sifatnya rasional. Misalnya terkait dengan persoalan uang. Kalau kita lihat masih ada istilah 'cinta ditolak dukun bertindak' itu sesuatu yang irasional pun masih diyakini oleh masyarakat," kata Sosiolog Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Tri Wuryaningsih dalam program Metro Pagi Prime Time Metro Tv, Kamis (6/4/2023).

Tri juga menegaskan bahwa pemberantasan penipuan dengan modus perdukunan yang masih marak di masyarakat ini tidak bisa hanya dengan sosialisasi saja.

"Sosialisasi hanya bagian dari upaya untuk meliterasi masyarakat. Sampai sekarang ini kan sebetulnya tidak ada cara yang instan untuk bisa mapan, bisa sukses secara finansial kecuali dengan kerja keras, kedisiplinan dalam mengelola uang, pengetahuan tentang investasi,"

Namun, hal tersebut menurut Tri bertentangan dengan keyakinan yang ada di masyarakat. Ketika masyarakat tidak menemukan cara yang cepat untuk menyelesaikan masalah maka masih percaya dengan kekuatan dukun.

Waspada Penipuan Berkedok Penggandaan Uang yang Kian Marak

Waspada Penipuan Berkedok Penggandaan Uang yang Kian Marak

Nasional • 2 months ago

Kasus penipuan berujung pembunuhan berantai berkedok penggandaan uang masih marak di Indonesia. Setelah Wowon CS, kembali muncul pembunuh berantai asal Banjarnegara, Jawa Tengah, bernama Slamet Tohari atau Mbah Slamet yang membunuh 12 korbannya.

Penasihat Hukum Keluarga Korban Paryanto, Heri Purnama Tanjung mengatakan, kejadian bermula saat korban kenal dengan pelaku melalui sosial media hingga akhirnya menemui Mbah Slamet di Banjarnegara.

Heri menyebut, korban telah melakukan kunjungan beberapa kali ke Banjarnegara untuk menghampiri Mbah Slamet dan sudah mengeluarkan banyak uang untuk penggandaan uang.

"Korban sudah beberapa kali menghampiri Mbah Slamet dan sudah mengeluarkan banyak uang untuk digandakan, namun korban hanya dijanjikan saja soal hasil penggandaan uang tersebut," kata Heri Purnama, Selasa (4/4/2023).

Heri menjelaskan, kliennya telah mengeluarkan kurang lebih Rp90 juta untuk digandakan oleh Mbah Slamet yang dikeluarkan oleh korban secara bertahap. 

Sementara itu, Pakar Psikologi Forensi Reza Indragiri Amriel mengatakan, maraknya kasus penipuan berkedok penggandaan uang di Indonesia lantaran salahnya pola pikir masyarakat yang menyepelekan risiko dari kejadian tersebut.

"Masih maraknya kita menjadi korban penipuan itu karena salahnya pola pikir kita yang terlalu menyepelekan risiko dari kejadian itu," jelas Reza Indragiri. 

Wanita 24 Tahun Tipu Ratusan Orang dengan Modus Investasi

Wanita 24 Tahun Tipu Ratusan Orang dengan Modus Investasi

• 1 year ago

Ratusan orang di Palembang, Sulawesi Selatan tertipu investasi bodong oleh seorang wanita berusia 24 tahun dengan kedok bisnis salon dan kafe. Kerugian yang dialami para korban sejak tahun 2020 mencapai miliaran rupiah. 

Kuasa Hukum PT MPI Pasang Plang Sengketa di Proyek Gedung Indonesia 1

Kuasa Hukum PT MPI Pasang Plang Sengketa di Proyek Gedung Indonesia 1

• 2 years ago

Kuasa Hukum PT Media Properti Indonesia (MPI) memasang plang pengumuman resmi terkait sengketa di proyek pembangunan gedung Indonesia 1 di Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat. Saat ini, Ditres Krimum Polda Metro Jaya baru melakukan pemeriksaan terhadap pelapor PT MPI. Sebelumnya PT MPI melaporkan China Sonangol ke Polda Metro Jaya atas dugaan penipuan dan penggelapan investasi Gedung Indonesia 1.

4 Korban Bang Gondrong Pengganda Uang di Bekasi Lapor ke Polisi

4 Korban Bang Gondrong Pengganda Uang di Bekasi Lapor ke Polisi

• 2 years ago

Kasus viral penggandaan uang dengan tersangka Hermanto alias Ustaz/Bang Gondrong bertambah panjang setelah 4 pasien melapor atas praktik pengobatan dan perdukunan tersangka. Para korban merasa tertipu setelah menjadi pasien pengobatan alternatif dari praktik perdukunan.