NEWSTICKER

Tag Result:

Saur Hutabarat Menduga Sikap Politik Jokowi Berpindah Hati Ke Prabowo

Saur Hutabarat Menduga Sikap Politik Jokowi Berpindah Hati Ke Prabowo

Nasional • 13 hours ago

Saur Hutabarat menduga sikap politik Joko Widodo berbelok kepada sosok Prabowo Subianto, usai PDI Perjuangan mendeklarasikan Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden. 

"Kalau kemudian Jokowi seperti bergeser dari seorang yang semula akan dijadikan penerus itu adalah yang berambut putih tetapi keudian kepada yang pemberani, semua itu adalah tanda-tanda," ucap Saur Hutabarat.

Saur menduga, Jokowi tidak nyaman dengan status petugas partai yang diberikan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri kepada Ganjar, sama seperti dirinya saat maju sebagai presiden. 

Pengamat: Wacana Penambahan Kodam Tak Sesuai UU TNI

Pengamat: Wacana Penambahan Kodam Tak Sesuai UU TNI

Nasional • 1 day ago

Wacana pembentukan Kodam di setiap provinsi menuai polemik. Sejumlah pihak menilai tidak ada urgensinya menambah kodam justru hanya pemborosan.

Menanggapi wacana tersebut, Pengamat Militer Al Araf mengatakan, penambahan kodam dari sebelumnya 15 menjadi 38 tersebut tidak sesuai dengan UU TNI Nomor 34 Tahun 2004. 

"Seharusnya direstrukturisasi bukan justru ditambah. Jadi, pernyataan Menteri Pertahanan jelas tidak sesuai dengan Undang-Undang TNI Nomor 34 Tahun 2004," ucap Pengamat Militer Al Araf.

Menurut Pengamat Militer Al Araf wacana tersebut merupakan sesuatu hal yang buruk bagi proses demokrasi di Indonesia. 

Diketahui, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengaitkan wacana pembentukan kodam dengan konflik Rusia-Ukraina dengan menyebut, "Diperkirakan tentara Rusia saja sudah mati lebih dari 100 ribu dalam satu tahun, tetntara Rusia, tentara Ukraina konon katanya lebih dari itu." 

Menhan juga mengungkap, jika perang terjadi di Indonesia, dan dalam setahun hampir 100 ribu prajurit gugur maka, dalam empat tahun Indonesia tidak lagi memiliki tentara aktif. 

Gerindra: Pertemuan Megawati dan Prabowo untuk Mendinginkan Suasana

Gerindra: Pertemuan Megawati dan Prabowo untuk Mendinginkan Suasana

Nasional • 2 days ago

Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco menyebut rencana pertemuan Megawati dan Prabowo adalah silaturahmi usai lebaran, untuk mendinginkan suasana. 

Meski demikian, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani menyebut pertemuan tersebut tidak akan mengarah pada proses koalisi. Ia juga menyatakan Gerindra dan PDIP tidak akan menjadi besan, tetapi akan menjadi tetangga yang baik. 

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri akan bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Ketua DPP PDIP Puan Maharani menyebut pertemuan tersebut akan digelar secepatnya. 

Puan mengatakan pertemuan tersebut akan mendinginkan suasana jelang tahun politik pada 2024 mendatang. 

Effendi Gazali: Pertemuan Gibran-Prabowo Jangan Dijadikan Episentrum Politik

Effendi Gazali: Pertemuan Gibran-Prabowo Jangan Dijadikan Episentrum Politik

Nasional • 2 days ago

Pakar Komunikasi Politik, Effendi Gazali mengungkapkan pertemuan Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka dengan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto jangan dijadikan episentrum politik. Effendi menyebut, pertemuan itu juga tidak dinyatakan oleh Gibran sebagai pertemuan negatif.

"Pertemuannya dengan Bapak Prabowo itu jangan diganggu-ganggu, jangan dijadikan dewa juga, jangan jadikan episentrum politik Indonesia," ujar Effendi di Primetime News Metro TV, Minggu (28/5/2023).

Bahkan, Wali Kota Surakarta itu juga pernah mengungkapkan bahwa dirinya siap menerima akibat dari partainya mengenai pertemuan tersebut. Hingga akhirnya, PDI Perjuangan pun memanggil Gibran untuk meminta klarifikasi soal hasil pertemuanya bersama Prabowo pada 19 Mei 2023 yang diklaim hanya sebatas makan malam bersama.

Gibran juga mengaku mendapat wejangan dari Ketua DPR RI Puan Maharani buntut dari pertemuannya dengan Prabowo. Effendi mengatakan, itu merupakan hal biasa karena masih urusan satu partai.

Effendi juga menyebut, usai wejangan-wejangan itu tidak menutup kemungkinan Gibran untuk bertemu dengan tokoh-tokoh politik lainnya.

"Saya rasa, sebagai Wali Kota yang kebetulan misalnya ada tamu yang datang, termasuk nanti akan bertemu lagi saya rasa dengan Ganjar pasti karena rekan satu partai calon presiden PDI Perjuangan," ujar Effendi.

Prabowo Subianto Menghadiri Haul ke-10 Habib Munzir Almusawa

Prabowo Subianto Menghadiri Haul ke-10 Habib Munzir Almusawa

Nasional • 2 days ago

Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto menghadiri undangan Majelis Rasulullah di Haul ke-10 Habib Munzir Almusawa di kawasan Jakarta Selatan, Minggu (28/5/2023). Dalam kesempatan ini, Prabowo mengatakan tidak akan menyinggung perihal politik karena khawatir dianggap kampanye.

Saat memberikan sambutannya, Prabowo takjub terhadap generasi muda yang gemar berselawat dan hadir di acara haul sebagai representatif generasi muda yang agamis.

Prabowo Subianto juga sempat mengatakan tidak akan menyinggung perihal politik karena khawatir dianggap kampanye. Dalam kesempatan ini, Prabowo juga didoakan oleh Habib Nabiel agar nantinya dapat menjadi pemimpin Indonesia.

Panda Nababan Nilai Jokowi Main Politik 2 Kaki Tak Masuk Akal

Panda Nababan Nilai Jokowi Main Politik 2 Kaki Tak Masuk Akal

Nasional • 3 days ago

Politisi senior PDI Perjuangan, Panda Nababan menilai tak masuk akal jika Presiden Joko Widodo diisukan bermain politik dua kaki atas dukungan politiknya kepada Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto. Panda meyakini dukungan Jokowi hanya untuk Ganjar. 

"Jokowi apapun ceritanya tidak ada di kamus dia mau mendua. Totally (dukungan) dia ke Ganjar," ujar Panda Nababan dalam Metro Hari Ini, Metro TV, Sabtu (27/5/2023). 

Panda Nababan berharap publik tidak salah paham dengan kedekatan antara Jokowi dan Prabowo, apalagi sampai menimbulkan spekulasi bahwa Jokowi mendukung Prabowo maju ke Pilpres 2024. 

"Bisa saja Jokowi bertemu dengan Prabowo sehabis KTT G7 itu membahas masalah pertahanan atau alutsista, bukan karena itu kemudian memberi dukungan kepada Prabowo," kata Panda. 

Panda meyakini bahwa Jokowi adalah orang yang setia dan tetap akan mendukung Ganjar dalam kontestasi Pilpres 2024. 

"Saya yakin itu tidak akan dilakukan oleh Jokowi sampai nanti 2024 dia akan tetap royal, karena track record Jokowi tidak ada berkhianat. (Itu) bukan bakat dia," tegas Panda. 

Sementara itu, Analis Politik Burhanuddin Muhtadi, menilai permainan politik dua kaki Jokowi kepada Ganjar dan Prabowo merupakan salah satu strategi untuk mendorong keduanya maju dalam Pilpres 2024.

"Saya justru melihat hal itu merupakan strategi yang sedang dilakukan oleh Jokowi dengan memberikan endorsement kepada Ganjar dan Prabowo," kata Burhanuddin Muhtadi. 

Sekjen Gerindra Bakal Atur Jadwal Pertemuan Prabowo & Megawati

Sekjen Gerindra Bakal Atur Jadwal Pertemuan Prabowo & Megawati

Nasional • 3 days ago

Prabowo Subianto akan bertemu dengan Megawati Soekarnoputri dalam waktu dekat. Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani mengatakan pertemuan itu masih dalam tahap penjadwalan.

"Kita (Gerindra) sedang menyocokkan waktu beliau (Megawati) dan Prabowo," ucap Ahmad Muzani.

Petinggi Partai Gerindra sedang menjajaki komunikasi dengan internal PDIP agar dua ketua umum partai itu bisa bertemu. Ahmad Muzani terus berupa menentukan, kapan waktu yang cocok untuk pertemuan tersebut.

Menurut Muzani, pertemuan itu masih dalam rangka silaturahmi Idul Fitri yang belum sempat terealisasi. Pertemuan itu dinilai akan memberi manfaat meskipun dua partai itu memiliki sikap masing-masing soal bacapres untuk Pilpres 2024.

Gibran Jadi Magnet Kuat untuk Gaet Dukungan Jokowi di Pilpres 2024

Gibran Jadi Magnet Kuat untuk Gaet Dukungan Jokowi di Pilpres 2024

Nasional • 3 days ago

Bayang-bayang Presiden Joko Widodo masih sulit dilepaskan dari sosok Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka yang juga sekaligus putra sulung dari Presiden Jokowi. Banyak pihak menilai Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto mendekati Gibran untuk menggaet dukungan Jokowi di Pilpres 2024 mendatang.

Bahkan usai bertemu Gibran di Solo, capres dari PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo mengaku mendapat dukungan dari putra sulung Presiden Jokowi itu.

Sebelumnya, Gibran sempat bikin heboh publik karena bertemu empat mata dengan Ketum Gerindra, Prabowo Subianto. Banyak pihak yang kemudian mengaitkan pertemuan ini sebagai bentuk dukungan dan kedekatan keluarga Jokowi dengan Prabowo. 

Gibran pun menolak anggapan pertemuannya dengan Prabowo mempengaruhi hasil survei capres 2024.

Akibat pertemuan dengan Prabowo, Gibran langsung dipanggil ke DPP PDI Perjuangan pada Senin (22/5/2023). Hingga saat ini, Gibran menegaskan masih tegak lurus pada putusan partai untuk mendukung capres Ganjar Pranowo.

Lobi-Lobi Ganjar dan Prabowo Curi Hati Gibran Jelang Pilpres 2024

Lobi-Lobi Ganjar dan Prabowo Curi Hati Gibran Jelang Pilpres 2024

Nasional • 3 days ago

Magnet politik Gibran Rakabuming Raka sebagai anak Presiden Joko Widodo tampaknya dimanfaatkan oleh bakal calon presiden Partai Gerindra Prabowo Subianto dan bakal capres PDIP Ganjar Pranowo. 

Prabowo dan Ganjar secara bergantian datang dari Jakarta ke Surakarta menemui Gibran. Pertemuan itu tak dapat dipungkiri menyangkut Pilpres 2024. 

Prabowo datangi Gibran pada 26 Januari 2023 sebagai bentuk dukungan Gibran yang maju mencalonkan diri menjadi Gubernur Jawa Tengah. Meskipun belakangan ini isu dukungan itu sayup-sayup berubah menjadi permintaan agar Gibran bersedia menjadi calon wakil presiden Prabowo. 

Lalu, Prabowo menyambangi kembali untuk halal bihalal lebaran ke rumah Gibran pada 27 April. Ia juga kembali menemui Gibran pada 22 Mei. Prabowo juga tak sungkan mengundang Gibran ke kediamannya di Hambalang, Bogor. 

Seakan tak mau ketinggalan mendapat pengaruh politik, Ganjar pun menangkap magnet politik putra sulung presiden itu. Ganjar menggunakan kekuasannya sebagai gubernur yang notabene atasan Wali Kota Surakarta tersebut dengan memanggilnya ke Semarang pada 4 April. Ganjar mengaku pertemuan itu hanya untuk urusan koordinasi pemerintahan daerah. 

Ganjar juga menyempatkan diri halal bihalal dan silaturahmi menyambangi rumah Gibran di Surakarta pada 23 April. Ganjar juga sempat menggelar makan malam bersama Gibran. 

Magnet politik Gibran ditengarai Jokowi yang main dua kaki atas dukungan politiknya antara Ganjar dan Prabowo. Hal ini menunjukkan betapa kuatnya sinyal dukung mendukung yang dilakukan presiden, hingga sang anak menjadi sasaran lobi-lobi politik. 

Magnet Politik Gibran Jelang Pilpres 2024

Magnet Politik Gibran Jelang Pilpres 2024

Nasional • 3 days ago

Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Jokowi yang juga seorang Wali Kota Solo, menjadi magnet bagi para calon presiden jelang Pilpres 2024. Gibran kedatangan dua capres yakni Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo

Pengamat politik, Ray Rangkuti mengatakan kemungkinan Prabowo dan Ganjar merasa perlu bertemu Gibran karena pengaruh Jokowi terhadap elektabilitas terbilang lumayan penting. Ada sekitar 10-16 persen masyarakat memilih berdasarkan pilihan Jokowi. 

Dampak pertemuan dua capres tersebut dengan Gibran seolah-olah ada dukungan dari Jokowi kepada kandidat yang sering dijumpai. Pertemuan ini pun kemungkinan terjadi karena ada campur tangan Jokowi. 

Ray berpendapat bahwa jika tidak ada campur tangan Jokowi maka intensitas pertemuan yang terjadi tidak akan terlalu tinggi. Hal ini membuktikan Jokowi membiarkan lingkungannya untuk terus menerus bersilaturahmi ke Gibran dalam rangka menaikkan elektabilitas, citra dan komunitas. 

Ray juga mengatakan bahwa pertemuan tersebut sudah sangat berlebihan. Gibran seakan-seakan lebih banyak mengurusi politik nasional dibandingkan mengurusi pekerjaannya sebagai Wali Kota Solo. 

Ketua Relawan Joman: 90% Relawan Jokowi Dukung Prabowo

Ketua Relawan Joman: 90% Relawan Jokowi Dukung Prabowo

Nasional • 4 days ago

Ketua Relawan Jokowi Mania (Joman) Immanuel Ebenezer membenarkan bahwa saat ini banyak sekali relawan Jokowi yang memberikan dukungan kepada Prabowo.

Upaya Menyatukan Duet Ganjar-Prabowo di Pilpres 2024 Gagal?

Upaya Menyatukan Duet Ganjar-Prabowo di Pilpres 2024 Gagal?

Nasional • 4 days ago

Presiden Jokowi masih berupaya untuk menyatukan Ganjar Pranowo dengan Prabowo Subianto dalam kontestasi Pilpres 2024. 

Ketua Umum relawan Pro Jokowi (Projo) Budi Arie Setiadi menyebut, bisa jadi arah dukungan relawan Jokowi terpecah, jika duet Prabowo-Ganjar atau sebaliknya tak terwujud.

Manuver istana dalam mengatur kandidasi capres dan cawapres 2024 ditengarai masih terus dilakukan.  Pertemuan antara Presiden Jokowi dengan Ketua Umum Gerindra sekaligus Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, diyakini tak sekedar membahas kinerja Kementerian Pertahanan.

Ketum Projo Budi Arie Setiadi mengonfirmasi, presiden masih berupaya untuk menyatukan pasangan Ganjar bersama Prabowo atau sebaliknya. Menurut Budi, formula ini dianggap pasangan yang ideal untuk diduetkan dalam kontestasi Pilpres 2024. 

Meski begitu, Budi tak menaruh harapan besar terhadap terwujudnya pasangan ideal menurut relawan Jokowi itu.

Pasalnya, semakin mendekati pendaftaran capres-cawapres ke KPU, justru persoalan makin rumit.  Budi mengungkapkan bisa jadi suara relawan Jokowi akan terpecah jika duet pasangan Ganjar-Prabowo atau sebaliknya tidak terwujud. 

Di sisi lain, wacana duet Prabowo-Gibran kian dibicarakan. Pasangan itu diyakini bakal mengikat suara relawan Jokowi yang hingga kini belum jelas arah dukungannya. Namun yang jelas, baik presiden Jokowi maupun Gibran sama-sama menolak. 

Gibran belum memenuhi cawapres karena terkendala usia meski PSI tengah mengajukan uji materi soal usia bagi calon capres-cawapres di Mahkamah Konstitusi. 

Jubir Tim Pemenangan Prabowo: PKB Punya Golden Ticket Cawapres

Jubir Tim Pemenangan Prabowo: PKB Punya Golden Ticket Cawapres

Nasional • 4 days ago

Jubir tim pemenangan Prabowo Subianto, Wihadi Wiyanto menyatakan PKB memiliki golden ticket untuk menempati posisi cawapres dari Prabowo Subianto. Wihadi menyebut, saat ini Gerindra juga sudah berkoalisi dengan PKB dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).

"Bagaimanapun juga, PKB lah mempunyai golden ticket nya ini untuk cawapres (Prabowo Subianto) itu sudah menjadi komitmen (Koalis KIR) kita," jelas Wihadi di Primetime News, Jumat (26/5/2023).

Penentuan posisi cawapres dari Prabowo Subianto yang belum juga ditentukan tentu menjadi penantian publik. Pasalnya posisi tersebut juga sering disebut-sebut akan diisi oleh Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

Wihadi menyebut, Koalisi KIR tidak ingin terburu-buru dalam penentuan cawapres yang akan mendampingi Prabowo dalam Pilpres 2024. Ia juga menyebut, saat ini Prabowo dan Cak Imin juga masih membicarakan soal cawapres bersama partai-partai lain.

Wihadi juga berharap, Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) bukan hanya koalisi Gerindra dan PKB, dan kedepannya pasti akan bertambah partai-partai lagi.

Sementara itu, Sekretaris Tim Koordinasi Ganjar Pranowo, Deddy Sitorus mengatakan, mengenai peluang antara Prabowo-Ganjar atau sebaliknya menjadi pasangan calon presiden dan wakil presiden 2024 tentu bisa saja terjadi.

Namun, kedua tokoh politik ini harus menyelesaikan terlebih dahulu di internal partai masing-masing, mengingat kedua partai telah mengusung mereka menjadi bakal calon presiden 2024.

"Soal peluang tidak ada yang tidak mungkin, ini kan soal masalahnya adalah bahwa Prabowo kan rakernasnya memutuskan beliau sebagai calon presiden, sementara Kongres memberikan hak kepada Ketua Umum PDIP ibu Megawati juga agar mencalonkan presiden," ujar Deddy Sitorus.

"Jadi peluang itu terbuka saja. Keduanya harus selesai dulu dengan internal partai masing-masing, baru ada ruang dialog soal simulasinya," lanjutnya.

Pengamat: Pertemuan Prabowo-Jokowi Mengundang Implikasi Politik

Pengamat: Pertemuan Prabowo-Jokowi Mengundang Implikasi Politik

Nasional • 4 days ago

Pengamat Politik, Ray Rangkuti menilai pertemuan Prabowo dan Jokowi yang semakin lengket mengundang satu implikasi politik yang melihatkan makin kuatnya dukungan Presiden Jokowi terhadap Prabowo.

"Pertemuan itu sebetulnya sudah megundang satu implikasi politik, yaitu makin menguatnya kelihatan dukungan Presiden terhadap pak Prabowo," ucap Ray.

Ray juga menyebut, pertemuan ini akan memunculkan asosiasi yang tinggi, dan cukup kuat bahwa intensitas pertemuan Presiden Jokowi dan Prabowo yang makin tinggi tentunya menguntungkan elektabilitas Prabowo.

"Secara tidak langsung, pertemuan-pertemuan yang dilakukan oleh pak Jokowi dengan pak Prabowo itu dengan sendirinya berimplikasi kenaikan elektabilitas dari pak Prabowo," ujarnya.

Secara bersamaan, intensitas pertemuan Presiden Jokowi dan Ganjar Pranowo justru semakin rendah, setelah PDIP mengusung Ganjar sebagai petugas partai untuk menjadi bakal calon presiden 2024.

Ray menambah, pertemun Prabowo dan Jokowi belum sepenuhnya menunjukan arah dukungan Jokowi terhadap bakal calon presiden 2024, dan ini juga menunjukan skenario Jokowi yang ingin mengatakan, bahwa Ganjar Pranowo tidak semata-mata milik PDI Perjuangan dan harus dikembalikan ke publik.

Dukungan Jokowi Kepada Prabowo Bukan Hal Aneh

Dukungan Jokowi Kepada Prabowo Bukan Hal Aneh

Nasional • 4 days ago

Sudah punya sejarah yang dalam sejak 2012 waktu jadi gubernur DKI.

Projo Akui Presiden Ingin

Projo Akui Presiden Ingin "Kawinkan" Ganjar-Prabowo

Nasional • 4 days ago

Ketum Projo Budi Arie Setiadi mengatakan sejak awal Presiden Jokowi berkeinginan untuk membuat paket nama Bacapres dan Bacawapres antara Ganjar dan Prabowo.

Poltracking Indonesia: Jokowi Beri Sinyal Kuat Dukung Prabowo di Pilpres 2024

Poltracking Indonesia: Jokowi Beri Sinyal Kuat Dukung Prabowo di Pilpres 2024

Nasional • 4 days ago

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi melihat bahwa pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Prabowo Subianto menunjukkan semakin kuatnya sinyal dukungan menjelang Pilpres 2024. Namun, bukan berarti dukungan kepada Ganjar Pranowo dicabut. 

"Lagi-lagi menunjukkan pesan Presiden Jokowi sedang memberi angin kepada Prabowo Subianto," kata Burhanuddin Muhtadi dalam tayangan Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Jumat (26/5/2023). 

Setelah elektabilitas Prabowo Subianto menguat, kata Burhanuddin, keinginan Jokowi untuk menduetkan Ganjar-Prabowo harus dipendam rapat-rapat. Sebab Prabowo berpotensi menang di Pilpres 2024. 

Burhanuddin mengungkap bahwa sejumlah lembaga survei menunjukkan momentum elektoral yang berada di tangan Prabowo. Ia menilai Prabowo sulit dijadikan sebagai bacawapres Ganjar Pranowo. 

"Pada titik ini, saya kira sulit untuk bisa memahami kalau Prabowo bersedia jadi cawapresnya Ganjar di saat peluangnya juga terbuka," ujar Burhanuddin.

"Kemungkinan bukan duet Ganjar-Prabowo, tetapi sebaliknya yang terjadi adalah duel," lanjutnya. 

Alasan elektabilitas Prabowo mengalami penguatan disebabkan oleh basis pendukung Presiden Jokowi saat ini mulai mengalir ke Prabowo. Hampir 100?ssis pemilih Presiden Jokowi di Pilpres 2019 memilih Prabowo di Pilpres 2024. 

"Artinya basis pendukung Pak Jokowi tidak lagi dimonopoli oleh Ganjar Pranowo. Hal ini yang menyebabkan elektabilitas Prabowo mengalami kenaikan," ungkap Burhanuddin. 

Relawan Pro Jokowi Masih Usahakan Duet Ganjar-Prabowo di Pilpres 2024

Relawan Pro Jokowi Masih Usahakan Duet Ganjar-Prabowo di Pilpres 2024

Nasional • 4 days ago

Relawan Pro Jokowi (Projo) membuat simulasi paket nama bacapres dan bacawapres. Mereka memasangkan Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo sebagai pasangan di Pilpres 2024 sebanyak empat kali.

"Ya inikan usaha, sejak tiga bulan lalu presiden selalu pengupayakan Ganjar-Prabowo atau sebaliknya bisa dipasangkan," ucap Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi, dalam program Primetime News Metro TV, Kamis (25/5/2023).

Mereka telah membuat simulasi berbagi nama bacapres dan bacapres. Bahkan, simulasi itu telah dikirim ke Presiden Jokowi dan dinilai sebagai upaya membantu presiden.

Faktanya, elektabilitas Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto terus bersaing di tiga besar nama bacapres pilihan rakyat. Projo pun menyadari hal itu, tetapi mereka mengaku tidak pesimis Ganjar-Prabowo bisa disatukan.

"Agak sulit memang, tetapi kami berusaha kan tidak ada salahnya," ungakpnya.

Gibran Enggan Komentar soal Elektabilitas Prabowo Unggul Dibanding Ganjar

Gibran Enggan Komentar soal Elektabilitas Prabowo Unggul Dibanding Ganjar

Nasional • 5 days ago

Hasil Survei Litbang Kompas menunjukkan elektabilitas Menteri Pertahanan Prabowo Subianto unggul dibandingkan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo pada kontestasi Pemilu 2024. Wali Kota Solo yang juga putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka, enggan berkomentar banyak mengenai hasil survei tersebut. Menurutnya, itu semua masih dinamis.

"Masih naik turun kok surveinya. Tidak apa-apa, masih dinamis," kata Gibran di Solo, Jawa Tengah, Kamis (25/5/2023).

Gibran menilai ada kemungkinan kenaikan elektabilitas Ganjar. Pasalnya, masih ada responden yang belum menentukan pilihannya. Sehingga jawaban mereka dapat mempengaruhi presentase dalam survei elektabilitas ketiga capres. 

"Harusnya semuanya naik. Ya pasti naik. Misalnya yang tidak menjawab berapa persen pasti akan ikut menjawab," kata dia.

Gerindra: Prabowo Bertemu Jokowi Sebagai Menhan

Gerindra: Prabowo Bertemu Jokowi Sebagai Menhan

Nasional • 5 days ago

Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menjelaskan, Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor dalam kapasitas sebagai Menhan. 

Pertemuan tersebut merupakan pertemuan biasa antara presiden dan menteri. Tujuannya untuk melaporkan program-program yang sudah dijalankan. 

Dasco juga mengaku belum mengetahui isi pembicaraan keduanya. Termasuk pembahasan soal pencapresan. 

Pengamat Lihat Sinyal Jokowi 'Jaga Jarak' dengan PDIP

Pengamat Lihat Sinyal Jokowi 'Jaga Jarak' dengan PDIP

Nasional • 5 days ago

Presiden Joko Widodo kembali melakukan pertemuan dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto di Istana Bogor, Kamis (25/5/2023). Analis Politik Universitas Paramadina, Ahmad Khoirul Umam melihat ada sinyal Jokowi tengah menjaga jarak dengan PDI Perjuangan.

Intensitas pertemuan Jokowi dan Prabowo dinilai memiliki muatan politik yang kuat. Umam juga mengatakan, ada kekhawatiran dari Jokowi soal suksesi kepemimpinan di Pemilu 2024 nanti.

"Memang betul pak Jokowi petugas partai (PDIP). Namun, ketika dia (Jokowi) bersikap untuk siap membisiki partai-partai politik lain dan sekaligus memberikan informasi kepada para jaringan relawannya untuk bersikap pada detik-detik akhir jelang Pemilu 2024 maka sebenarnya pak Jokowi membuat jarak antara dirinya dengan PDIP," kata Analis Politik Universitas Paramadina, Ahmad Khoirul Umam dalam program Metro Pagi Prime Time, Metro TV, Jumat (26/5/2023).

Umam menyatakan, pertemuan Jokowi dengan bakal calon presiden dari Partai Gerindra tersebut bisa saja merupakan peneguhan dukungan. Hal itu seakan memperkuat isu-isu yang berkembang saat ini bahwa hubungan Jokowi dan PDI Perjuangan sedang tidak baik-baik saja.

"Selama ini hal ini menjadi sebuah misteri karena apakah betul ada hubungan yang sedang tidak baik-baik saja antara pak Jokowi dengan bu Megawati dan PDIP," ujar Umam.

Umam menilai bahwa Jokowi seolah-olah masih bermain dua kaki. Jokowi dinilai sedang mencoba untuk menghitung kekuatan jika menggabungkan Prabowo dan Ganjar.

"Tetapi per hari ini hampir sulit untuk dinyatakan bahwa mereka (Prabowo dan Ganjar) akan bersatu karena besar kemungkinan Koalisi Besar tidak akan menempatkan PDIP menjadi bagian dari kekuatan itu," tegas Umam.

Jokowi Mania Klaim 90% Relawan Alihkan Dukungan ke Prabowo

Jokowi Mania Klaim 90% Relawan Alihkan Dukungan ke Prabowo

Nasional • 5 days ago

Dukungan untuk Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dari relawan Jokowi terus mengalir. Ketua Umum Relawan Jokowi Mania Immanuel Ebenezer bahkan mengklaim, 90% relawan Jokowi telah mengalihkan dukungan ke Prabowo. 

"Sudah 90% (relawan Jokowi) mendukung pak Prabowo," kata Ketum Relawan Jokowi Mania Immanuel Ebenezer di program Kontroversi Metro TV, Kamis (25/5/2023). 

Jokowi Mania (Joman) adalah salah satu kelompok relawan pendukung Presiden Jokowi di Pilpres 2019 lalu. Para relawan yang tergabung dalam Joman telah mendeklarasikan dukungannya kepada Prabowo Subianto dengan membentuk Relawan Prabowo Mania 08.

Relawan Projo Ngotot Pasangkan Ganjar-Prabowo di Pilpres 2024

Relawan Projo Ngotot Pasangkan Ganjar-Prabowo di Pilpres 2024

Nasional • 5 days ago

Relawan Pro Jokowi (Projo) membuat simulasi paket nama bacapres dan bacawapres. Mereka memasangkan Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo sebagai pasangan di Pilpres 2024 sebanyak empat kali.

"Ya inikan usaha, sejak tiga bulan lalu presiden selalu pengupayakan Ganjar-Prabowo atau sebaliknya bisa dipasangkan," ucap Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi, dalam program Primetime News Metro TV, Kamis (25/5/2023).

Mereka telah membuat simulasi berbagi nama bacapres dan bacapres. Bahkan, simulasi itu telah dikirim ke Presiden Jokowi dan dinilai sebagai upaya membantu presiden.

Faktanya, elektabilitas Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto terus bersaing di top 3 nama bacapres pilihan rakyat. Projo pun menyadari hal itu, tetapi mereka mengaku tidak pesimis Ganjar-Prabowo bisa disatukan.

"Agak sulit memang, tetapi kami berusaha kan tidak ada salahnya," ungakpnya.

Secara tegas Budi mengatakan, simulasi menyatukan Ganjar-Prabowo merupakan perintah Presiden Jokowi. Sehingga, mereka akan terus melakukan yang terbaik untuk menyatukan keduanya.

Sebelumnya, Projo telah membuat simulasi paket nama bacapres dan bacawapres. Budi mengatakan, pembuatan simulasi itu sesuai arahan Presiden agar mereka mendengar kembali suara rakyat.

"Saya yakin ini permintaan bapak (Jokowi) melakukan simulasi ini untuk membantu beliau," tegas Budi.

Simulasi yang dinominasikan itu merupakan nama bacapres dan bacawapres yang menduduki top 5 berdasarkan hasil musyawarah rakyat relawan Jokowi di 29 Provinsi. Mereka mengambil rentang waktu survei pada Agustus 2022 - Mei 2023.

Prabowo Temui Presiden Jokowi, Bahas Kinerja Menhan atau Pilpres 2024?

Prabowo Temui Presiden Jokowi, Bahas Kinerja Menhan atau Pilpres 2024?

Nasional • 5 days ago

Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menemui Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis (25/5/2023). Pertemuan itu dilakukan di tengah menguatnya elektabilitas Prabowo di sejumlah lembaga survei Pilpres 2024. 

Namun, Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad menyebut pertemuan itu hanya sekedar pertemuan yang dilakukan antara presiden dengan menterinya dan membahas laporan program yang sudah dijalankan oleh Kemenhan. 

Berbeda dengan Sufmi, pengamat politik Ujang Komarudin meyakini pertemuan itu tidak hanya membahas kinerja Prabowo sebagai Menhan, tetapi juga membahas elektabilitas Prabowo dalam Pilpres 2024. 

Apalagi, pertemuan yang berlangsung selama satu jam itu mendapat deklarasi dari Relawan Jokowi (Projo) terhadap Prabowo. 

Sufmi Dasco: Pertemuan Jokowi-Prabowo dalam Kapasitas Presiden dan Menteri

Sufmi Dasco: Pertemuan Jokowi-Prabowo dalam Kapasitas Presiden dan Menteri

Nasional • 5 days ago

Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menjelaskan, Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor hari ini dalam kapasitas sebagai Menteri Pertahananm bukan sebagai Ketua Umum Partai Gerindra.

"Pertemuan antara pak Prabowo dan pak Jokowi adalah hal yang biasa. Pertemuan antara presiden dan pembantu presiden sebagai menterinya tentu pak prabowo kerap dipanggil dan harus melaporkan program-program yang sudah dijalankan," ucap Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.

Namun, Dasco belum mengetahui isi pembicaraan antar keduanya, termasuk pembahasan soal pencapresan. 

Prabowo Temui Presiden Jokowi di Istana Bogor

Prabowo Temui Presiden Jokowi di Istana Bogor

Nasional • 5 days ago

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis (25/5/2023). Pertemuan itu dilakukan usai Prabowo mendapat dukungan dari relawan Jokowi di Surakarta.

Prabowo Subianto dikabarkan telah menemui Presiden Jokowi di Istana Bogor. Namun, hingga berita ini dibuat, tim Metro TV belum mendapatkan informasi secara penuh apa sebenarnya isi pertemuan Prabowo dan Jokowi lantaran pertemuan itu digelar secara tertutup.

Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco. Sufmi mengatakan pertemuan itu hanya membahas kinerja Prabowo selama menjadi Menteri Pertahanan. Sufmi membantah pertemuan itu berkaitan elektabilitas Prabowo di Pilpres 2024. 

"Tapi saya pikir pertemuan siang ini antara Pak Prabowo dan Pak Jokowi adalah hal biasa pertemuan antara presiden dan pembantu presiden sebagai menterinya," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/5/2023).

Namun, pengamat politik, Ujang Komarudin, memiliki pandangan yang berbeda dengan Sufmi. Ujang yakin pertemuan itu tidak hanya membahas kinerja Prabowo sebagai Menteri Pertahanan. Ia justru menyebut, di sela-sela pertemuan itu ada pembahasan mengenai elektabilitas Prabowo.

Gibran Mendadak Jadi Magnet Tokoh Politik

Gibran Mendadak Jadi Magnet Tokoh Politik

Nasional • 6 days ago

Putra Sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, seakan menjadi magnet bagi para tokoh politik. Beberapa ketum partai bahkan telah menemui wali kota Solo tersebut.

Daya tarik Gibran sebagai tokoh pemimpin muda cukup menarik banyak mata untuk mendatanginya. Hal itu sejalan dengan beberapa parpol yang juga menginginkan milenial untuk menjadi seorang pemimpin.

"Sebagai fakta politik, suara pemilik muda memiliki atraktif yang tinggi," ucap Pengamat Politik ARSC, Dimas Oky Nugroho dalam program Top News Metro TV, Rabu (24/5/2023).

Sejumlah tokoh politik termasuk bakal calon presiden Partai Gerindra, Prabowo Subianto pun sempat mendatangi Gibran. Bahkan, Prabowo tak sungkan mengundang putra sulung Jokowi itu ke kediamannya di Hambalang, Bogor.

Dimas Oky menyebut, pertemuan para tokoh politik dengan Gibran tidak lepas dari gelar "putra Jokowi". Sehingga, para elit parpol berlomba untuk menemuinya dengan harapan bisa menarik dukungan dari kubu Gibran.

"Saya melihat atraktif tertingginya karena Gibran merupakan putra dari Jokowi," tegasnya.

Selain Prabowo, bakal calon presiden yang diusung PDIP, Ganjar Pranowo juga seakan tak mau ketinggalan mendapatkan pengaruh politik dari keluarga Presiden Jokowi. Ganjar bahkan sempat menggelar makan malam bersama Gibran.

Perjamuan sesama kader banteng tersebut dilakukan usai Ganjar membuka pekan paralympic pelajar daerah (Peparpeda) tingkat Jawa Tengah di Surakarta Selasa (23/5/2023) malam.

Indikator Politik: Jokowi Terlihat Condong ke Prabowo

Indikator Politik: Jokowi Terlihat Condong ke Prabowo

Nasional • 7 days ago

Dukungan politik Presiden Jokowi kepada Prabowo Subianto semakin dirasakan publik. Peneliti Indikator Politik, Bawono Kumoro mengatakan, Jokowi beserta keluarga cenderung berpihak ke Ketua Umum Partai Gerindra tersebut.

"Dalam beberapa kesempatan, baik tersirat maupun tersurat, Presiden Jokowi memberi isyarat dukungan kepada Prabowo Subianto," jelas Bawono.

Menurut Bawono, dukungan itu sudah mulai terlihat saat Jokowi memberi sambutan di HUT Partai Perindo pada November 2022 lalu. Dalam acara itu Jokowi secara gamblang menyebut bahwa 2024 menjadi "jatah" Prabowo.

Tak hanya itu, dalam beberapa kesempatan juga Jokowi tertangkap melakukan kunjungan kerja bersama Prabowo. Bawono berpendapat, rangkaian itulah yang membuat publik berspekulasi bahwa Jokowi condong ke Prabowo.

Uniknya, semakin Jokowi menyatakan dukungannya kepada Prabowo Subianto, jumlah pemilih Jokowi-Ma'ruf Amin pun kini berpindah ke Prabowo. Berdasarkan data yang dihimpun Bawono, sebanyak 25% pendukung Jokowi memilih mendukung Prabowo.

Pertemuan Gibran-Prabowo Disebut Bukan Manuver Politik

Pertemuan Gibran-Prabowo Disebut Bukan Manuver Politik

Nasional • 7 days ago

Jubir Tim Pemenangan Prabowo Subianto, Wihadi Wiyanto mengatakan, pertemuan Prabowo-Gibran bukan manuver politik. Pernyataan itu sebagai tanggapan atas istilah manuver politik yang disampaikan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto ke Gibran usai pertemuan tersebut. 

"Saya kira tidak ada permasalahan dalam pertemuan dengan Gibran itu," kata Wihadi di Primetime News Metro TV, Selasa (23/5/2023). 

Wihadi menilai, pertemuan Gibran-Prabowo sebagai hal biasa. Pertemuan keduanya itu juga bukan kali pertama. Prabowo beberapa kali sempat bertemu Gibran seperti saat Lebaran. Baginya, pertemuan itu bukan serta-merta utuh sebagai manuver politik.

"Pertemuan ini kan masih belum dikatakan suatu pertemuan yang langsung memenuhi manuver politik. Belum tentu saat pertemuan itu sudah terjadi (manuver politik). Bagi kami itu biasa," tuturnya. 

Pada kesempatan yang sama, politisi PDI Perjuangan Rifqinizami Karsayuda justru membantah pernyataan Wihadi. Menurutnya, pertemuan Gibran-Prabowo sulit dikatakan sekadar silaturahmi. Ia melihat Prabowo lebih sering bertemu Gibran dibanding bupati atau wali kota lain. 

"Sulit ini dikatakan sebagai silaturahmi karena Pak Prabowo kan keliling Indonesia. Kebetulan yang paling sering ditemui salah satunya Mas Gibran," ujar Rifqi. 

Adapun Gibran dipanggil PDI Perjuangan akibat pertemuan dengan Prabowo pada 19 Mei 2023. Gibran mengatakan tak diberi sanksi hanya dinasehati oleh petinggi partai. Putra sulung Presiden Jokowi itu mengaku hanya menjemput dan mendampingi Prabowo Subianto.