NEWSTICKER

Tag Result: kesehatan

Tingkatkan Kesehatan Tubuh dengan Teknologi Laser (2)

Tingkatkan Kesehatan Tubuh dengan Teknologi Laser (2)

Go Healthy • 21 days ago kesehatan

Penggunaan teknologi laser secara rutin disertai pola hidup yang sehat merupakan sebuah kunci untuk mendapatkan tubuh bugar meskipun usia sudah tidak muda.

Narasumber kali ini bernama Mustita Nasution (Papang) yang berusia 71 tahun. Ia merupakan penyintas stroke. Setelah merasakan pahitnya menjalani sakit stroke, Papang memutuskan untuk merubah pola hidupnya menjadi lebih sehat.

Untuk lebih memaksimalkan itu, Papang menggunakan teknologi laser guna melancarkan peredaran darah dan meningkatkan kesehatan menjadi lebih optimal.

Tingkatkan Kesehatan Tubuh dengan Teknologi Laser (1)

Tingkatkan Kesehatan Tubuh dengan Teknologi Laser (1)

Go Healthy • 21 days ago kesehatan

Penggunaan teknologi laser secara rutin disertai pola hidup yang sehat merupakan sebuah kunci untuk mendapatkan tubuh bugar meskipun usia sudah tidak muda.

Narasumber kali ini bernama Mustita Nasution (Papang) yang berusia 71 tahun. Ia merupakan penyintas stroke. Setelah merasakan pahitnya menjalani sakit stroke, Papang memutuskan untuk merubah pola hidupnya menjadi lebih sehat.

Untuk lebih memaksimalkan itu, Papang menggunakan teknologi laser guna melancarkan peredaran darah dan meningkatkan kesehatan menjadi lebih optimal.

Teknologi Laser Bantu Tingkatkan Kesehatan Tubuh (3)

Teknologi Laser Bantu Tingkatkan Kesehatan Tubuh (3)

Go Healthy • 22 days ago kesehatan

Penggunaan teknologi laser secara rutin disertai pola hidup yang sehat merupakan sebuah kunci untuk mendapatkan tubuh bugar meskipun usia sudah tidak muda.

Narasumber kali ini bernama Tjie Tjaon Nio (Oma cuan) yang berusia 71 tahun. Ia merupakan penyintas hipertensi dan diabetes. Setelah merasakan pahitnya menjalani sakit hipertensi dan diabetes, Oma Cuan memutuskan untuk merubah pola hidupnya menjadi lebih sehat.

Untuk lebih memaksimalkan itu, Oma menggunakan teknologi laser guna melancarkan peredaran darah dan meningkatkan kesehatan menjadi lebih optimal.

Teknologi Laser Bantu Tingkatkan Kesehatan Tubuh (2)

Teknologi Laser Bantu Tingkatkan Kesehatan Tubuh (2)

Go Healthy • 22 days ago kesehatan

Penggunaan teknologi laser secara rutin disertai pola hidup yang sehat merupakan sebuah kunci untuk mendapatkan tubuh bugar meskipun usia sudah tidak muda.

Narasumber kali ini bernama Tjie Tjaon Nio (Oma cuan) yang berusia 71 tahun. Ia merupakan penyintas hipertensi dan diabetes. Setelah merasakan pahitnya menjalani sakit hipertensi dan diabetes, Oma Cuan memutuskan untuk merubah pola hidupnya menjadi lebih sehat.

Untuk lebih memaksimalkan itu, Oma menggunakan teknologi laser guna melancarkan peredaran darah dan meningkatkan kesehatan menjadi lebih optimal.

Teknologi Laser Bantu Tingkatkan Kesehatan Tubuh (1)

Teknologi Laser Bantu Tingkatkan Kesehatan Tubuh (1)

Go Healthy • 22 days ago kesehatan

Penggunaan teknologi laser secara rutin disertai pola hidup yang sehat merupakan sebuah kunci untuk mendapatkan tubuh bugar meskipun usia sudah tidak muda.

Narasumber kali ini bernama Tjie Tjaon Nio (Oma cuan) yang berusia 71 tahun. Ia merupakan penyintas hipertensi dan diabetes. Setelah merasakan pahitnya menjalani sakit hipertensi dan diabetes, Oma Cuan memutuskan untuk merubah pola hidupnya menjadi lebih sehat.

Untuk lebih memaksimalkan itu, Oma menggunakan teknologi laser guna melancarkan peredaran darah dan meningkatkan kesehatan menjadi lebih optimal.

Dukung Wisata Medis di Bali, Bunda Morula Hadir di Nusa Dua

Dukung Wisata Medis di Bali, Bunda Morula Hadir di Nusa Dua

Metro Xinwen • 26 days ago kesehatan

Seiring dengan kemajuan teknologi medis, teknologi reproduksi berbantuan seperti teknologi bayi tabung (in vitro fertilization/IVF) juga terus mengalami perkembangan, dan memberikan bantuan terkait bagi wanita yang mengalami fertilitas. 

Baru-baru ini, Morula IVF Indonesia menggelar acara “An Introduction of Bunda Morula Nusa Dua International Medical and Fertility Wellness Center" di Nusa Dua, Bali. Secara simbolis, presiden direktur bersama jajaran direksi PT Morula Indonesia dan BMHS Group melakukan pengguntingan pita untuk meresmikan hadirnya destinasi wisata Medical dan Fertility Wellness bertaraf internasional di Bali.

Kehadiran Bunda Morula Nusa Dua merupakan sebuah bentuk dukungan terhadap program Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata, dengan fokus utama dalam revitalisasi destinasi wisata medis dan kebugaran serta pemulihan perekonomian Bali. 

Presiden Direktur PT Morula Indonesia dr. Ivan Rizal Sini mengatakan bahwa Indonesia saat ini sedang menarik perhatian dunia setelah menjadi tuan rumah KTT G20, di mana hal ini juga menjadi salah satu momentum untuk semakin memperkenalkan potensi besar destinasi wisata kesehatan Indonesia kepada dunia. 

Hingga kini, Morula IVF telah membantu 125.000 pasangan di Indonesia, dengan tingkat keberhasilan kehamilan tertinggi hingga 72%.

Perkuat Transformasi Kesehatan, Kemenkes Naikkan Anggaran Kesehatan 2023

Perkuat Transformasi Kesehatan, Kemenkes Naikkan Anggaran Kesehatan 2023

Metro Xinwen • 27 days ago kesehatan

Kemenkes memutuskan untuk menaikkan anggaran kesehatan dengan alasan untuk fokus pada transformasi kesehatan, yakni dari Rp130,4 triliun pada 2022 menjadi Rp169,8 triliun pada 2023. Melalui kenaikan anggaran tersebut, sebanyak Rp6,06 triliun akan dialokasikan untuk layanan primer melalui edukasi penduduk, pencegahan primer, sekunder, serta meningkatkan kapasitas dan kapabilitas layanan primer.

Sebanyak Rp18,15 triliun untuk peningkatan akses dan mutu layanan, Rp1,48 triliun untuk peningkatan ketahanan sektor farmasi dan alat kesehatan serta memperkuat ketahanan tanggap darurat. Lalu Rp49 triliun untuk sistem pembiayaan kesehatan.

Sebanyak Rp4,18 triliun untuk transformasi SDM yang akan digunakan dalam penambahan kuota mahasiswa, beasiswa dalam dan luar negeri, serta kemudahan penyertaan tenaga kesehatan dalam dan luar negeri. Kemudian, Rp540 miliar untuk teknologi kesehatan serta Rp9,04 triliun untuk belanja pegawai dan belanja operasional perkantoran.

Hati-Hati, Tensi Tidak Terkendali Komplikasi Menanti (3)

Hati-Hati, Tensi Tidak Terkendali Komplikasi Menanti (3)

Go Healthy • 29 days ago kesehatan

Ketika kondisi tensi, gula dan kolesterol tidak terkendali resiko komplikasi bisa datang kapan saja. Maka dari itu, jaga peredaran darah kita agar tetap lancar.

Pentingnya memahami kesehatan aliran darah di pembuluh darah. Ketika seseorang mengalami hipertensi, penyebabnya adalah pengentalan pembuluh darah dan pembuluh darah kaku. Semakin tinggi tensinya, maka darah akan juga semakin kental dan pembuluh darah semakin kaku.

Ketika kualitas aliran darah dan pembuluh darah rusak, maka akan terjadi komplikasi di seluruh tubuh. Contohnya komplikasi pada otak bisa menyebabkan stroke.

Hati-Hati, Tensi Tidak Terkendali Komplikasi Menanti (2)

Hati-Hati, Tensi Tidak Terkendali Komplikasi Menanti (2)

Go Healthy • 29 days ago kesehatan

Ketika kondisi tensi, gula dan kolesterol tidak terkendali resiko komplikasi bisa datang kapan saja. Maka dari itu, jaga peredaran darah kita agar tetap lancar.

Pentingnya memahami kesehatan aliran darah di pembuluh darah. Ketika seseorang mengalami hipertensi, penyebabnya adalah pengentalan pembuluh darah dan pembuluh darah kaku. Semakin tinggi tensinya, maka darah akan juga semakin kental dan pembuluh darah semakin kaku.

Ketika kualitas aliran darah dan pembuluh darah rusak, maka akan terjadi komplikasi di seluruh tubuh. Contohnya komplikasi pada otak bisa menyebabkan stroke.

Hati-Hati, Tensi Tidak Terkendali Komplikasi Menanti (1)

Hati-Hati, Tensi Tidak Terkendali Komplikasi Menanti (1)

Go Healthy • 29 days ago kesehatan

Ketika kondisi tensi, gula dan kolesterol tidak terkendali resiko komplikasi bisa datang kapan saja. Maka dari itu, jaga peredaran darah kita agar tetap lancar.

Pentingnya memahami kesehatan aliran darah di pembuluh darah. Ketika seseorang mengalami hipertensi, penyebabnya adalah pengentalan pembuluh darah dan pembuluh darah kaku. Semakin tinggi tensinya, maka darah akan juga semakin kental dan pembuluh darah semakin kaku.

Ketika kualitas aliran darah dan pembuluh darah rusak, maka akan terjadi komplikasi di seluruh tubuh. Contohnya komplikasi pada otak bisa menyebabkan stroke.

Waspada Gejala Hipertensi, Salah Satunya Sering Sakit Kepala! (3)

Waspada Gejala Hipertensi, Salah Satunya Sering Sakit Kepala! (3)

Go Healthy • 30 days ago kesehatan

Banyak orang yang menyepelekan sakit kepala, padahal sakit kepala bisa menjadi tanda kita memiliki penyakit yang lebih menyeramkan yaitu tekanan darah tinggi (hipertensi). 

Budi Kusnadi, seorang penyintas penyakit hipertensi yang sekarang tekanan darahnya sudah kembali normal. Bapak Budi menjelaskan bahwa Ia sering merasa sakit kepala dan untuk mengatasi sakit kepalanya bapak Budi biasa mengonsumsi obat.

Seiring berjalannya waktu dan bapak Budi tetap mengonsumsi obat untuk menghilangkan sakit kepalanya. Setelah diperiksa ke dokter, ternyata bapak Budi mengidap penyakit hipertensi.

Dengan pola hidup dan mengkonsumsi makanan yang sehat serta penggunaan teknologi laser secara rutin, membantu Bapak Budi melawan penyakit hipertensi yang dideritanya. Kini, tekanan darah bapak Budi sudah kembali normal seperti sedia kala.

Waspada Gejala Hipertensi, Salah Satunya Sering Sakit Kepala! (2)

Waspada Gejala Hipertensi, Salah Satunya Sering Sakit Kepala! (2)

Go Healthy • 30 days ago kesehatan

Banyak orang yang menyepelekan sakit kepala, padahal sakit kepala bisa menjadi tanda kita memiliki penyakit yang lebih menyeramkan yaitu tekanan darah tinggi (hipertensi). 

Budi Kusnadi, seorang penyintas penyakit hipertensi yang sekarang tekanan darahnya sudah kembali normal. Bapak Budi menjelaskan bahwa Ia sering merasa sakit kepala dan untuk mengatasi sakit kepalanya bapak Budi biasa mengonsumsi obat.

Seiring berjalannya waktu dan bapak Budi tetap mengonsumsi obat untuk menghilangkan sakit kepalanya. Setelah diperiksa ke dokter, ternyata bapak Budi mengidap penyakit hipertensi.

Dengan pola hidup dan mengkonsumsi makanan yang sehat serta penggunaan teknologi laser secara rutin, membantu Bapak Budi melawan penyakit hipertensi yang dideritanya. Kini, tekanan darah bapak Budi sudah kembali normal seperti sedia kala.

Waspada Gejala Hipertensi, Salah Satunya Sering Sakit Kepala! (1)

Waspada Gejala Hipertensi, Salah Satunya Sering Sakit Kepala! (1)

Go Healthy • 30 days ago kesehatan

Banyak orang yang menyepelekan sakit kepala, padahal sakit kepala bisa menjadi tanda kita memiliki penyakit yang lebih menyeramkan yaitu tekanan darah tinggi (hipertensi). 

Budi Kusnadi, seorang penyintas penyakit hipertensi yang sekarang tekanan darahnya sudah kembali normal. Bapak Budi menjelaskan bahwa Ia sering merasa sakit kepala dan untuk mengatasi sakit kepalanya bapak Budi biasa mengonsumsi obat.

Seiring berjalannya waktu dan bapak Budi tetap mengonsumsi obat untuk menghilangkan sakit kepalanya. Setelah diperiksa ke dokter, ternyata bapak Budi mengidap penyakit hipertensi.

Dengan pola hidup dan mengkonsumsi makanan yang sehat serta penggunaan teknologi laser secara rutin, membantu Bapak Budi melawan penyakit hipertensi yang dideritanya. Kini, tekanan darah bapak Budi sudah kembali normal seperti sedia kala.

Cegah Kolesterol Pemicu Penyakit Jantung dengan Teknologi Laser (2)

Cegah Kolesterol Pemicu Penyakit Jantung dengan Teknologi Laser (2)

Go Healthy • 1 month ago kesehatan

Memiliki kebiasaan memakan makanan tidak sehat, membuat Wong Sandy Surya (57) didiangnosis memiliki penyakit kolesterol yang kadarnya tinggi mencapai 275mg/dL. Ia selalu mengonsumsi makanan berlemak dalam porsi besar secara rutin. 

Sandy mengaku khawatir, kolesterolnya yang tinggi bisa memicu penyakit jantung. Apalagi, ia memiliki pengalaman pahit bahwa sang ayah meninggal dunia setelah terkena penyakit jantung akibat kadar kolesterol tinggi. 

Maka dari itu, Sandy mulai merubah pola hidupnya menjadi lebih sehat, dan rutin menggunakan teknologi laser. Kini, kadar kolesterol sudah stabil di angka 120mg/dL. Ia merasa badannya terasa lebih segar dan semakin yakin dapat menua secara sehat.

Cegah Kolesterol Pemicu Penyakit Jantung dengan Teknologi Laser (1)

Cegah Kolesterol Pemicu Penyakit Jantung dengan Teknologi Laser (1)

Go Healthy • 1 month ago kesehatan

Memiliki kebiasaan memakan makanan tidak sehat, membuat Wong Sandy Surya (57) didiangnosis memiliki penyakit kolesterol yang kadarnya tinggi mencapai 275mg/dL. Ia selalu mengonsumsi makanan berlemak dalam porsi besar secara rutin. 

Sandy mengaku khawatir, kolesterolnya yang tinggi bisa memicu penyakit jantung. Apalagi, ia memiliki pengalaman pahit bahwa sang ayah meninggal dunia setelah terkena penyakit jantung akibat kadar kolesterol tinggi. 

Maka dari itu, Sandy mulai merubah pola hidupnya menjadi lebih sehat, dan rutin menggunakan teknologi laser. Kini, kadar kolesterol sudah stabil di angka 120mg/dL. Ia merasa badannya terasa lebih segar dan semakin yakin dapat menua secara sehat.

Cegah Kolesterol Pemicu Penyakit Jantung dengan Teknologi Laser (3)

Cegah Kolesterol Pemicu Penyakit Jantung dengan Teknologi Laser (3)

Go Healthy • 1 month ago kesehatan

Memiliki kebiasaan memakan makanan tidak sehat, membuat Wong Sandy Surya (57) didiangnosis memiliki penyakit kolesterol yang kadarnya tinggi mencapai 275mg/dL. Ia selalu mengonsumsi makanan berlemak dalam porsi besar secara rutin. 

Sandy mengaku khawatir, kolesterolnya yang tinggi bisa memicu penyakit jantung. Apalagi, ia memiliki pengalaman pahit bahwa sang ayah meninggal dunia setelah terkena penyakit jantung akibat kadar kolesterol tinggi. 

Maka dari itu, Sandy mulai merubah pola hidupnya menjadi lebih sehat, dan rutin menggunakan teknologi laser. Kini, kadar kolesterol sudah stabil di angka 120mg/dL. Ia merasa badannya terasa lebih segar dan semakin yakin dapat menua secara sehat.

Jaga Ginjal Jangan Sampai Gagal (3)

Jaga Ginjal Jangan Sampai Gagal (3)

Go Healthy • 1 month ago kesehatan

Suryo Adi harus didiagnosis mengalami gagal ginjal saat usianya belum genap 35 tahun. Diduga, Suryo mempunyai riwayat hipertensinya sejak muda. 

Tekanan darah sistoliknya mencapai 160mmHg. Merasa masih muda, dan merasa aktif dalam berolahraga, ia abai dalam penanganan hipertensi. 

Suryo juga sering bergadang dan mengonsumsi alkohol yang memicu gagal ginjal. Alhasil pada 2013, Suryo harus melakukan cuci darah sebanyak tiga kali seminggu. 

Suryo berpesan, masa muda jangan pernah di sia-siakan dan mulailah dari sekarang menjaga pola hidup sehat. Jaga ginjal jangan sampai gagal. 

Jaga Ginjal Jangan Sampai Gagal (2)

Jaga Ginjal Jangan Sampai Gagal (2)

Go Healthy • 1 month ago kesehatan

Suryo Adi harus didiagnosis mengalami gagal ginjal saat usianya belum genap 35 tahun. Diduga, Suryo mempunyai riwayat hipertensinya sejak muda. 

Tekanan darah sistoliknya mencapai 160mmHg. Merasa masih muda, dan merasa aktif dalam berolahraga, ia abai dalam penanganan hipertensi. 

Suryo juga sering bergadang dan mengonsumsi alkohol yang memicu gagal ginjal. Alhasil pada 2013, Suryo harus melakukan cuci darah sebanyak tiga kali seminggu. 

Suryo berpesan, masa muda jangan pernah di sia-siakan dan mulailah dari sekarang menjaga pola hidup sehat. Jaga ginjal jangan sampai gagal. 

Jaga Ginjal Jangan Sampai Gagal (1)

Jaga Ginjal Jangan Sampai Gagal (1)

Go Healthy • 1 month ago kesehatan

Suryo Adi harus didiagnosis mengalami gagal ginjal saat usianya belum genap 35 tahun. Diduga, Suryo mempunyai riwayat hipertensinya sejak muda. 

Tekanan darah sistoliknya mencapai 160mmHg. Merasa masih muda, dan merasa aktif dalam berolahraga, ia abai dalam penanganan hipertensi. 

Suryo juga sering bergadang dan mengonsumsi alkohol yang memicu gagal ginjal. Alhasil pada 2013, Suryo harus melakukan cuci darah sebanyak tiga kali seminggu. 

Suryo berpesan, masa muda jangan pernah di sia-siakan dan mulailah dari sekarang menjaga pola hidup sehat. Jaga ginjal jangan sampai gagal.

Stabilkan Tekanan Darah dengan Teknologi Laser (3)

Stabilkan Tekanan Darah dengan Teknologi Laser (3)

Go Healthy • 1 month ago kesehatan

Tepat di usia 62 tahun, Aslin Sihite di diagnosis mengidap hipertensi. Padahal, tubuhnya tampak sehat dan tidak menunjukan gejala penyakit.

Aslin mengaku, dirinya tidak mengalami gejala apapun seperti pusing, ataupun sakit kepala. Tetapi, tekanan darahnya melonjak hingga 180/90mmHg. 

Aslin menduga, hal ini terjadi karena faktor pekerjaannya yang berat, sehingga Aslin kerap merasakan stress. Pola makannya pun buruk. 

Aslin pun khawatir, dirinya bisa terserang stroke karena tidak sedikit teman-temannya meninggal dunia akibat komplikasi hipertensi. Maka dari itu, Aslin mulai merubah pola hidupnya menjadi lebih sehat, dan rutin menggunakan teknologi laser.

Alhasil, kini kondisi kesehatan Aslin membaik, tekanan darahnya pun stabil di 120/80 mmHg. 

Stabilkan Tekanan Darah dengan Teknologi Laser (2)

Stabilkan Tekanan Darah dengan Teknologi Laser (2)

Go Healthy • 1 month ago kesehatan

Tepat di usia 62 tahun, Aslin Sihite di diagnosis mengidap hipertensi. Padahal, tubuhnya tampak sehat dan tidak menunjukan gejala penyakit.

Aslin mengaku, dirinya tidak mengalami gejala apapun seperti pusing, ataupun sakit kepala. Tetapi, tekanan darahnya melonjak hingga 180/90mmHg. 

Aslin menduga, hal ini terjadi karena faktor pekerjaannya yang berat, sehingga Aslin kerap merasakan stress. Pola makannya pun buruk. 

Aslin pun khawatir, dirinya bisa terserang stroke karena tidak sedikit teman-temannya meninggal dunia akibat komplikasi hipertensi. Maka dari itu, Aslin mulai merubah pola hidupnya menjadi lebih sehat, dan rutin menggunakan teknologi laser.

Alhasil, kini kondisi kesehatan Aslin membaik, tekanan darahnya pun stabil di 120/80 mmHg.

Stabilkan Tekanan Darah dengan Teknologi Laser (1)

Stabilkan Tekanan Darah dengan Teknologi Laser (1)

Go Healthy • 1 month ago kesehatan

Tepat di usia 62 tahun, Aslin Sihite di diagnosis mengidap hipertensi. Padahal, tubuhnya tampak sehat dan tidak menunjukan gejala penyakit.

Aslin mengaku, dirinya tidak mengalami gejala apapun seperti pusing, ataupun sakit kepala. Tetapi, tekanan darahnya melonjak hingga 180/90mmHg. 

Aslin menduga, hal ini terjadi karena faktor pekerjaannya yang berat, sehingga Aslin kerap merasakan stress. Pola makannya pun buruk. 

Aslin pun khawatir, dirinya bisa terserang stroke karena tidak sedikit teman-temannya meninggal dunia akibat komplikasi hipertensi. Maka dari itu, Aslin mulai merubah pola hidupnya menjadi lebih sehat, dan rutin menggunakan teknologi laser.

Alhasil, kini kondisi kesehatan Aslin membaik, tekanan darahnya pun stabil di 120/80 mmHg.

Sehat dan Bebas Kolesterol di Usia Tua dengan Teknologi Laser (3)

Sehat dan Bebas Kolesterol di Usia Tua dengan Teknologi Laser (3)

Go Healthy • 1 month ago kesehatan

Di usianya yang sudah menginjak 71 tahun, Thie Tjoan Nio memiliki tubuh yang masih bugar dan sehat. Namun, ia mempunyai riwayat penyakit yaitu kadar gula darah yang tinggi mencapai 300 mgldL, kolesterol 228 mg/dL dan tekanan darah tinggi dengan tensi mencapai 181/140 mmHg.

Penyakit itu diakibatkan pola makan yang kurang sehat seperti makanan yang berlemak dan minuman manis. Selain itu, setelah dirinya menjalani operasi dengkul kaki kanan pada 2021, ia sering mengalami stres yang membuah berat badannya turun drastis. 

Karena itu, Tjie mulai sadar akan kesehatannya dan mulai memperbaiki pola hidup dan rutin menggunakan teknologi laser agar tetap sehat di usia tua. Kini, kesehatannya berangsur membaik.

Sehat dan Bebas Kolesterol di Usia Tua dengan Teknologi Laser (2)

Sehat dan Bebas Kolesterol di Usia Tua dengan Teknologi Laser (2)

Go Healthy • 1 month ago kesehatan

Di usianya yang sudah menginjak 71 tahun, Thie Tjoan Nio memiliki tubuh yang masih bugar dan sehat. Namun, ia mempunyai riwayat penyakit yaitu kadar gula darah yang tinggi mencapai 300 mgldL, kolesterol 228 mg/dL dan tekanan darah tinggi dengan tensi mencapai 181/140 mmHg.

Penyakit itu diakibatkan pola makan yang kurang sehat seperti makanan yang berlemak dan minuman manis. Selain itu, setelah dirinya menjalani operasi dengkul kaki kanan pada 2021, ia sering mengalami stres yang membuah berat badannya turun drastis. 

Karena itu, Tjie mulai sadar akan kesehatannya dan mulai memperbaiki pola hidup dan rutin menggunakan teknologi laser agar tetap sehat di usia tua. Kini, kesehatannya berangsur membaik.

Sehat dan Bebas Kolesterol di Usia Tua dengan Teknologi Laser (1)

Sehat dan Bebas Kolesterol di Usia Tua dengan Teknologi Laser (1)

Go Healthy • 1 month ago kesehatan

Di usianya yang sudah menginjak 71 tahun, Thie Tjoan Nio memiliki tubuh yang masih bugar dan sehat. Namun, ia mempunyai riwayat penyakit yaitu kadar gula darah yang tinggi mencapai 300 mgldL, kolesterol 228 mg/dL dan tekanan darah tinggi dengan tensi mencapai 181/140 mmHg.

Penyakit itu diakibatkan pola makan yang kurang sehat seperti makanan yang berlemak dan minuman manis. Selain itu, setelah dirinya menjalani operasi dengkul kaki kanan pada 2021, ia sering mengalami stres yang membuah berat badannya turun drastis. 

Karena itu, Tjie mulai sadar akan kesehatannya dan mulai memperbaiki pola hidup dan rutin menggunakan teknologi laser agar tetap sehat di usia tua. Kini, kesehatannya berangsur membaik.

Sembuh dari Hipertensi Pemicu Stroke dengan Teknologi Laser (3)

Sembuh dari Hipertensi Pemicu Stroke dengan Teknologi Laser (3)

Go Healthy • 1 month ago kesehatan

Ketika di usia hampir 40 tahun, Sonny Santoso terserang stroke pada 2010. Ia terkena stroke karena pecahnya pembuluh darah di otak yang disebabkan oleh tingginya tekanan darah.

Tekanan darah sistolik Sonny, rata-rata mencapai angka 220 mmHg. Diketahui, Sonny sudah memiliki hipertensi sejak usia muda 20 tahunan. Namun, ia abai dalam mengendalikan tekanan darahnya. 

Meski dirinya mengetahui punya tekanan darah yang tinggi, Sonny tidak pernah mengonsumsi obat dan tidak menerapkan pola hidup sehat. Selain itu, ia sering bergadang yang membuat tubuhnya lemas karena kurang istirahat. 

Saat ini, harapan Sonny ingin segera sembuh dari stroke, agar bisa kembali beraktivitas dan membahagiakan keluarganya.

Sembuh dari Hipertensi Pemicu Stroke dengan Teknologi Laser (2)

Sembuh dari Hipertensi Pemicu Stroke dengan Teknologi Laser (2)

Go Healthy • 1 month ago kesehatan

Ketika di usia hampir 40 tahun, Sonny Santoso terserang stroke pada 2010. Ia terkena stroke karena pecahnya pembuluh darah di otak yang disebabkan oleh tingginya tekanan darah.

Tekanan darah sistolik Sonny, rata-rata mencapai angka 220 mmHg. Diketahui, Sonny sudah memiliki hipertensi sejak usia muda 20 tahunan. Namun, ia abai dalam mengendalikan tekanan darahnya. 

Meski dirinya mengetahui punya tekanan darah yang tinggi, Sonny tidak pernah mengonsumsi obat dan tidak menerapkan pola hidup sehat. Selain itu, ia sering bergadang yang membuat tubuhnya lemas karena kurang istirahat. 

Saat ini, harapan Sonny ingin segera sembuh dari stroke, agar bisa kembali beraktivitas dan membahagiakan keluarganya.

Sembuh dari Hipertensi Pemicu Stroke dengan Teknologi Laser (1)

Sembuh dari Hipertensi Pemicu Stroke dengan Teknologi Laser (1)

Go Healthy • 1 month ago kesehatan

Ketika di usia hampir 40 tahun, Sonny Santoso terserang stroke pada 2010. Ia terkena stroke karena pecahnya pembuluh darah di otak yang disebabkan oleh tingginya tekanan darah.

Tekanan darah sistolik Sonny, rata-rata mencapai angka 220 mmHg. Diketahui, Sonny sudah memiliki hipertensi sejak usia muda 20 tahunan. Namun, ia abai dalam mengendalikan tekanan darahnya. 

Meski dirinya mengetahui punya tekanan darah yang tinggi, Sonny tidak pernah mengonsumsi obat dan tidak menerapkan pola hidup sehat. Selain itu, ia sering bergadang yang membuat tubuhnya lemas karena kurang istirahat. 

Saat ini, harapan Sonny ingin segera sembuh dari stroke, agar bisa kembali beraktivitas dan membahagiakan keluarganya.

Awas! Gula Darah Tak Terkendali, Diabetes Menanti (3)

Awas! Gula Darah Tak Terkendali, Diabetes Menanti (3)

Go Healthy • 1 month ago kesehatan

Ibu Tanty Siregar belasan tahun mengidap diabetes. Namun, karena tidak dikendalikan dengan baik, gula darahnya semakin melonjak seiring berjalannya waktu. Bahkan gula darah Ibu Tanty pernah mencapai angka 431.  

Namun, Tanty sadar diabetes adalah bukan penyakit biasa, pasalnya berbagai keluhan mulai muncul setelah memiliki gula darah tinggi. Terlebih Ia memiliki pengalaman pahit dengan diabetes, ibunda tercintanya meninggal dunia setelah mengalami gagal ginjal karena gula darah yang tinggi.

Ibu Tanty tidak mau hal tersebut juga terjadi padanya. Alhasil, ia mulai mengurangi kebiasaannya dalam mengkonsumsi makanan manis dan rutin menggunakan teknologi laser. Kini gula darah Tanty sudah terkendali dengan baik dan badannya pun terasa lebih segar.

Awas! Gula Darah Tak Terkendali, Diabetes Menanti (2)

Awas! Gula Darah Tak Terkendali, Diabetes Menanti (2)

Go Healthy • 1 month ago kesehatan

Ibu Tanty Siregar belasan tahun mengidap diabetes. Namun, karena tidak dikendalikan dengan baik, gula darahnya semakin melonjak seiring berjalannya waktu. Bahkan gula darah Ibu Tanty pernah mencapai angka 431.  

Namun, Tanty sadar diabetes adalah bukan penyakit biasa, pasalnya berbagai keluhan mulai muncul setelah memiliki gula darah tinggi. Terlebih Ia memiliki pengalaman pahit dengan diabetes, ibunda tercintanya meninggal dunia setelah mengalami gagal ginjal karena gula darah yang tinggi.

Ibu Tanty tidak mau hal tersebut juga terjadi padanya. Alhasil, ia mulai mengurangi kebiasaannya dalam mengkonsumsi makanan manis dan rutin menggunakan teknologi laser. Kini gula darah Tanty sudah terkendali dengan baik dan badannya pun terasa lebih segar.